Fungsi SWITCH adalah salah satu fungsi yang tersedia di Microsoft Excel yang digunakan untuk mengembalikan nilai berdasarkan beberapa pilihan.
Fungsi SWITCH mengambil tiga argumen yaitu nilai yang akan diuji, daftar nilai yang mungkin, dan daftar hasil yang sesuai. Fungsi ini mengevaluasi nilai yang akan diuji dan mencari nilai yang cocok dalam daftar nilai yang mungkin. Kemudian, fungsi mengembalikan hasil yang sesuai dari daftar hasil yang cocok.
Contoh penggunaan fungsi SWITCH adalah sebagai berikut:
Misalkan kita memiliki nilai yang akan diuji di sel A2, dan kita ingin menentukan kelas yang sesuai berdasarkan nilai tersebut. Kita dapat menggunakan fungsi SWITCH untuk mengevaluasi nilai dan mengembalikan kelas yang sesuai.
Contoh rumus yang dapat digunakan adalah sebagai berikut:
=SWITCH(A2,60,”Kelas C”,70,”Kelas B”,80,”Kelas A”)
Dalam rumus di atas, kita mengevaluasi nilai di sel A2 dan mencari nilai yang cocok dalam daftar nilai yang mungkin, yaitu 60, 70, dan 80. Jika nilai di A2 adalah 60, maka fungsi SWITCH akan mengembalikan nilai “Kelas C”. Jika nilai di A2 adalah 70, maka fungsi SWITCH akan mengembalikan nilai “Kelas B”. Jika nilai di A2 adalah 80, maka fungsi SWITCH akan mengembalikan nilai “Kelas A”. Jika nilai di A2 tidak cocok dengan nilai yang diberikan dalam daftar nilai yang mungkin, maka fungsi SWITCH akan mengembalikan nilai default, yaitu #VALUE!.
Kita juga dapat menggunakan fungsi SWITCH dengan daftar nilai dan hasil yang didefinisikan dalam rentang sel. Contoh penggunaan SWITCH dengan daftar nilai dan hasil yang didefinisikan dalam rentang sel adalah sebagai berikut:
=SWITCH(A2,B2:B4,C2:C4)
Dalam rumus di atas, kita mengevaluasi nilai di sel A2 dan mencari nilai yang cocok dalam daftar nilai yang diberikan dalam rentang sel B2:B4. Jika nilai di A2 cocok dengan nilai yang diberikan dalam daftar nilai, maka fungsi SWITCH akan mengembalikan hasil yang sesuai dari daftar hasil yang diberikan dalam rentang sel C2:C4.
![]()

