Pengajian Tentang Spirit Puasa Ramadhan Membentuk Mental Disiplin Pekerja yang Berintegritas dalam Meningkatkan Kualitas Kinerja Institusi

Universitas Medan Area (UMA) menggelar pengajian civitas akademika dengan tema “Spirit Puasa Ramadhan Membentuk Mental Disiplin Pekerja yang Berintegritas dalam Meningkatkan Kualitas Kinerja Institusi”. Acara yang berlangsung di Masjid Taqwa UMA ini dihadiri oleh Rektor UMA, Ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim, civitas akademika, serta mahasiswa. Pengajian ini menghadirkan Ustad H. Mhd. Bambang Irawan Hutasuhut, S.Ag., M.H sebagai penceramah utama.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Medan Area, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., menyampaikan bahwa momentum bulan Ramadhan harus dijadikan sarana untuk meningkatkan disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab, baik dalam kehidupan akademik maupun profesional. “Puasa tidak hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga membentuk karakter yang lebih kuat, disiplin, dan memiliki integritas tinggi. Semoga dengan pengajian ini, kita semua dapat lebih memahami nilai-nilai keislaman yang dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari,” ujarnya.

Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Taqwa UMA, dalam sambutannya, turut menekankan pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan moral dan spiritual civitas akademika. “Kami berharap pengajian ini tidak hanya menjadi ajang untuk menambah wawasan keislaman, tetapi juga menjadi inspirasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh kejujuran serta disiplin,” ungkapnya.

Ustad H. Mhd. Bambang Irawan Hutasuhut, S.Ag., M.H dalam ceramahnya menyampaikan bahwa puasa bukan hanya ibadah fisik, tetapi juga latihan mental dan spiritual yang mengajarkan ketekunan, kejujuran, dan kesabaran. “Dalam dunia kerja, integritas dan disiplin adalah kunci utama dalam menciptakan institusi yang unggul. Ramadhan menjadi momentum terbaik untuk melatih diri agar menjadi pribadi yang lebih baik, tidak hanya dalam ibadah, tetapi juga dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab profesional kita,” paparnya.

Acara pengajian semakin menarik dengan sesi tanya jawab, di mana para peserta mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan Ustad H. Mhd. Bambang Irawan Hutasuhut. Beberapa pertanyaan menarik diajukan oleh Ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim, Rektor UMA, serta para peserta lainnya. Sebagai bentuk apresiasi, hadiah diberikan kepada peserta yang mengajukan pertanyaan terbaik.

Dengan diadakannya pengajian ini, diharapkan seluruh civitas akademika UMA dapat mengambil hikmah dari nilai-nilai puasa Ramadhan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam dunia akademik maupun profesional. Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, menciptakan suasana kebersamaan yang harmonis dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Loading