Perulangan (Looping) dalam PHP
Perulangan digunakan untuk menjalankan blok kode secara berulang-ulang hingga kondisi tertentu terpenuhi. PHP menyediakan beberapa jenis perulangan, yaitu:
while:
Melakukan perulangan selama kondisi bernilai benar (true).
Contoh:
$i = 1;
while ($i <= 5) {
echo "Angka: $i <br>";
$i++;
}
do-while:
Minimal akan dijalankan sekali, kemudian akan terus berulang selama kondisi bernilai benar.
Contoh:
$i = 1;
do {
echo "Angka: $i <br>";
$i++;
} while ($i <= 5);
for:
Digunakan ketika jumlah perulangan sudah diketahui sebelumnya.
Contoh:
for ($i = 1; $i <= 5; $i++) {
echo "Angka: $i <br>";
}
foreach:
Khusus digunakan untuk mengulang setiap elemen dalam array.
Contoh:
$fruits = array("apple", "banana", "cherry");
foreach ($fruits as $fruit) {
echo $fruit . "<br>";
}
Pengkondisian (Conditional) dalam PHP
Pengkondisian digunakan untuk menjalankan blok kode tertentu jika suatu kondisi terpenuhi. PHP menyediakan beberapa struktur pengkondisian, yaitu:
if:
Melakukan suatu tindakan jika kondisi bernilai benar.
Contoh:
$age = 20;
if ($age >= 18) {
echo "Anda sudah dewasa.";
}
if-else:
Melakukan suatu tindakan jika kondisi benar, dan tindakan lain jika kondisi salah.
Contoh:
$age = 17;
if ($age >= 18) {
echo "Anda sudah dewasa.";
$age = 17;
if ($age >= 18) {
echo "Anda sudah dewasa.";
} else {
echo "Anda belum dewasa.";
}
elseif:
Digunakan untuk memeriksa kondisi tambahan jika kondisi sebelumnya tidak terpenuhi.
Contoh:
$score = 75;
if ($score >= 90) {
$score = 75;
if ($score >= 90) {
echo "Nilai A";
} elseif ($score >= 80) {
echo "Nilai B";
} else {
echo "Nilai C";
}
switch:
Digunakan untuk membandingkan sebuah variabel dengan beberapa nilai yang mungkin.
Contoh:
$day = "Sunday";
switch ($day) {
case "Monday":
echo "Hari Senin";
break;
case "Tuesday":
echo "Hari Selasa";
break;
default:
echo "Hari lainnya";
}
Contoh Kombinasi Perulangan dan Pengkondisian
for ($i = 1; $i <= 10; $i++) {
if ($i % 2 == 0) {
echo "$i adalah bilangan genap <br>";
} else {
echo "$i adalah bilangan ganjil <br>";
}
}
Kode di atas akan mencetak bilangan dari 1 hingga 10, dan untuk setiap bilangan akan dicetak apakah bilangan tersebut genap atau ganjil.
Penjelasan Lebih Lanjut
- Operator Perbandingan: ==, !=, <, >, <=, >=
- Operator Logika: && (AND), || (OR), ! (NOT)
- Increment dan Decrement: ++, —
- Break dan Continue: Untuk menghentikan atau melanjutkan perulangan
Selain itu, ada beberapa cara untuk membuat penulisan kondisi if di PHP menjadi lebih simpel dan mudah dibaca. Berikut beberapa teknik yang bisa digunakan:
- Operator Ternary:
Operator ternary (?:) adalah cara singkat untuk menuliskan kondisi if-else dalam satu baris.
$nilai = 75;
$hasil = ($nilai >= 80) ? "Lulus" : "Tidak Lulus";
echo $hasil;
Penjelasan:
- ($nilai >= 80): Kondisi yang akan diperiksa.
- ?: Jika kondisi benar, ekspresi setelah tanda tanya akan dieksekusi.
- :: Jika kondisi salah, ekspresi setelah titik dua akan dieksekusi.
- Fungsi short_if (PHP 8+):
Fungsi short_if memungkinkan Anda menuliskan kondisi if dengan cara yang lebih mirip dengan bahasa pemrograman lain.
$nilai = 75;
$hasil = $nilai >= 80 ?? "Tidak Lulus";
echo $hasil;
Penjelasan:
- $nilai >= 80: Jika kondisi benar, nilainya akan digunakan.
- ??: Jika kondisi salah, nilai setelah ?? akan digunakan.
- Null Coalescing Operator (PHP 7+):
Operator ?? juga bisa digunakan untuk memberikan nilai default jika variabel bernilai null.
$nama = null;
$sapaan = $nama ?? "Tamu";
echo "Halo, " . $sapaan . "!";
- Null Coalescing Assignment Operator (PHP 7.4+):
Operator ??= digunakan untuk memberikan nilai default jika variabel belum diinisialisasi atau bernilai null.
$jumlah_item ??= 0; // Jika $jumlah_item belum ada, nilainya akan menjadi 0
![]()

