Apa itu CID?

Apa itu Notasi CIDR?

Classless Inter-Domain Routing (CIDR) adalah sebuah metode yang digunakan untuk mengalokasikan alamat IP dan merutekan paket dalam jaringan komputer. CIDR merupakan pengganti dari sistem kelas IP tradisional (Kelas A, B, dan C) yang lebih fleksibel dan efisien.

Perutean Antar Domain Tanpa Kelas (CIDR) adalah metode alokasi alamat IP yang meningkatkan efisiensi perutean data di internet. Setiap mesin, server, dan perangkat pengguna akhir yang terhubung ke internet memiliki nomor unik, yang disebut alamat IP, yang terkait dengannya. Perangkat menemukan dan berkomunikasi satu sama lain dengan menggunakan alamat IP ini. Organisasi menggunakan CIDR untuk mengalokasikan alamat IP secara fleksibel dan efisien dalam jaringan mereka.

Bagaimana Cara Kerja CIDR?

Notasi CIDR menggunakan format alamat IP yang diikuti oleh sebuah garis miring (/) dan angka. Angka setelah garis miring ini menunjukkan jumlah bit yang digunakan untuk mengidentifikasi jaringan. Bagian ini disebut sebagai prefix atau prefix length.

  • Alamat IP: Bagian ini menunjukkan alamat host.
  • Prefix Length: Menunjukkan jumlah bit yang digunakan untuk mengidentifikasi jaringan.

Contoh:

  • 192.168.1.0/24:
    • 192.168.1.0 adalah alamat IP.
    • /24 berarti 24 bit pertama dari alamat IP digunakan untuk mengidentifikasi jaringan. Sisanya (8 bit) digunakan untuk mengidentifikasi host.

Alamat berkelas

Alamat IPv4 terdiri dari 32 bit. Setiap string angka yang dipisahkan oleh titik terdiri dari 8 bit, yang diwakili oleh 0 hingga 255 dalam bentuk numerik. Organisasi dapat membeli tiga kelas alamat IPv4. 

Kelas A

Alamat IPv4 Kelas A memiliki 8 bit prefiks jaringan. Misalnya, pada 44.0.0.1, 44 adalah alamat jaringannya dan 0.0.1 adalah alamat host-nya.

Kelas B

Alamat IPv4 Kelas B memiliki 16 bit prefiks jaringan. Misalnya, pada 128.16.0.2, 128.16 adalah alamat jaringannya dan 0.2 adalah alamat host-nya.

Kelas C

Alamat IPv4 Kelas C memiliki 24 bit prefiks jaringan. Misalnya, pada 192.168.1.100, 192.168.1 adalah alamat jaringannya dan 100 adalah alamat host-nya. 

Alamat tanpa kelas

Alamat tanpa kelas atau Perutean Antar Domain Tanpa Kelas (CIDR) menggunakan variable length subnet masking (VLSM) untuk mengubah rasio antara bit alamat jaringan dan alamat host dalam alamat IP. Mask subnet adalah serangkaian pengidentifikasi yang mengembalikan nilai alamat jaringan dari alamat IP dengan mengubah alamat host menjadi nol. 

Urutan VLSM memungkinkan administrator jaringan untuk menguraikan ruang alamat IP menjadi subnet berbagai ukuran. Setiap subnet dapat memiliki jumlah host yang fleksibel dan jumlah alamat IP yang terbatas. Alamat IP CIDR menambahkan nilai sufiks yang menyatakan jumlah bit prefiks alamat jaringan ke alamat IP normal.

Misalnya, 192.0.2.0/24 adalah alamat CIDR IPv4, dengan 24 bit pertamanya atau 192.0.2 merupakan alamat jaringan.

Mengapa CIDR Lebih Baik?

  • Fleksibilitas: CIDR memungkinkan alokasi alamat IP yang lebih fleksibel. Anda tidak terikat pada batasan kelas A, B, dan C.
  • Efisiensi: CIDR memungkinkan penggunaan alamat IP secara lebih efisien. Anda dapat mengalokasikan blok alamat yang lebih kecil atau lebih besar sesuai kebutuhan.
  • Perutean yang Lebih Baik: Router dapat membuat keputusan routing yang lebih baik dengan informasi yang lebih spesifik dari CIDR.

Keuntungan Menggunakan CIDR:

  • Penghematan Alamat IP: CIDR memungkinkan alokasi alamat IP yang lebih efisien, sehingga mengurangi pemborosan alamat IP.
  • Perutean yang Lebih Cepat: Router dapat membuat keputusan routing yang lebih cepat karena informasi yang lebih spesifik.
  • Skalabilitas: CIDR dapat mengakomodasi jaringan yang sangat besar dan kompleks.

 Sumber: https://aws.amazon.com

Loading