Seperti yang kamu ketahui MS Word merupakan salah satu software yang banyak digunakan untuk berbagai pekerjaan, khususnya yang berhubungan dengan dokumen, seperti membuat laporan, penelitian, dan lain-lain. Oleh karena itu, berikut ini adalah cara buat grafik di word.
1. Pilih Insert pada menu bar
Langkah pertama untuk membuat grafik di word adalah memilih insert pada menu bar di pojok kanan atas.
2. Klik ikon chart yang berbentuk grafik
Nantinya setelah kamu memilih insert akan ada beberapa pilihan ikon. Untuk membuat grafik pilih lah ikon dengan tulisan chart.

3. Pilih jenis grafik
Setelah kamu memilih ikon chart, akan muncul beberapa pilihan grafik mulai dari column, pie, dan lain-lain. Kamu dapat memilih sesuai dengan kebutuhan data mu.

4. Masukkan data ke dalam grafik
Setelah kamu memilih jenis grafik yang diinginkan, nantinya akan muncul halaman spreadsheet (Excel) dengan ukuran kecil. Adapun halaman spreadsheet tersebut berfungsi untuk mengisi data yang akan digunakan pada grafik.

Sebelum kamu mengisi spreadsheet, grafik yang muncul akan berisi data secara default. Oleh karena itu, kamu perlu untuk mengisi spreadsheet tersebut agar grafik yang muncul sesuai dengan data yang ingin ditampilkan.
Lalu bagaimana kalau data yang ingin dibuat grafik memiliki jumlah yang banyak?
Tenang guys, jika kamu ingin memasukkan data dengan jumlah banyak, kamu bisa klik dua kali bagian menu bar pada halaman spreadsheet atau memilih ikon kecil yang berbentuk logo MS Excel.
5. Atur tampilan grafik
Setelah mengisi spreadsheet, nantinya grafik akan muncul dengan isi yang sesuai dengan data yang dimasukkan. Misalnya, pada contoh dibawah. Kamu bisa melihat pada gambar sebelumnya spreadsheet telah diisi dengan data pemasukkan selama satu semester/6 bulan. Jika kamu perhatikan, maka grafik yang muncul sesuai dengan data yang telah dimasukkan sebelumnya.

Selain itu, kamu juga bisa mengatur grafik. Caranya kamu tinggal mengklik grafik tersebut, dan akan muncul beberapa ikon pengaturan yang bisa kamu pilih.
- Layout options
Ikon yang memiliki bentuk seperti tapal kuda ini, berfungsi mengatur posisi grafik. Posisi grafik tersebut bisa diatur misalnya, di antara teks, di dalam teks, atau di belakang teks. - Chart elements
Ikon yang berbentuk (+) ini berfungsi untuk mengurangi atau menambah unsur-unsur dalam grafik. Misalnya, garis bantu atau memasukkan tabel data ke dalam grafik - Style
Ikon yang berbentuk kuas ini berfungsi untuk mengubah bentuk grafik seperti, tema warna, dan tampilannya. - Values
Ikon yang berbentuk seperti corong ini berfungsi untuk menambah atau menghilangkan series dan kategori seperti tabung dan nama bulan pada grafik.
Sumber: Gulman Azkiya – Skill Academy
![]()

