Fungsi NOT adalah salah satu fungsi logika yang tersedia di Microsoft Excel. Fungsi ini digunakan untuk mengembalikan nilai kebenaran yang bertolak belakang dari nilai logika atau hasil evaluasi suatu ekspresi.
Fungsi NOT mengambil satu argumen dan mengembalikan nilai logika berikut:
- Jika argumen adalah nilai logika TRUE, maka fungsi NOT mengembalikan nilai FALSE.
- Jika argumen adalah nilai logika FALSE, maka fungsi NOT mengembalikan nilai TRUE.
Contoh penggunaan NOT adalah sebagai berikut:
Misalkan kita memiliki data nilai ujian mahasiswa di kolom A dan kita ingin menentukan apakah nilai mahasiswa tersebut kurang dari 60 atau tidak. Kita dapat menggunakan fungsi NOT untuk mengevaluasi kondisi tersebut.
Contoh rumus yang dapat digunakan adalah sebagai berikut:
=NOT(A2>=60)
Dalam rumus di atas, kita mengevaluasi apakah nilai di A2 lebih besar atau sama dengan 60 atau tidak. Jika nilai di A2 kurang dari 60, maka hasil evaluasi kondisi tersebut akan mengembalikan nilai TRUE. Namun, kita ingin mengembalikan nilai yang bertolak belakang dari hasil evaluasi kondisi tersebut, yaitu FALSE. Oleh karena itu, kita menggunakan fungsi NOT untuk mengembalikan nilai FALSE jika hasil evaluasi kondisi adalah TRUE, dan sebaliknya.
Kita juga dapat menggunakan fungsi NOT dalam kombinasi dengan fungsi logika lainnya, seperti fungsi IF. Contoh penggunaan NOT dalam kombinasi dengan fungsi IF adalah sebagai berikut:
=IF(NOT(A2>=60),”Tidak Lulus”,”Lulus”)
Dalam rumus di atas, kita mengevaluasi kondisi apakah nilai di A2 lebih besar atau sama dengan 60 atau tidak. Jika nilai di A2 kurang dari 60, maka fungsi NOT akan mengembalikan nilai TRUE, dan fungsi IF akan mengembalikan nilai “Tidak Lulus”. Namun, jika nilai di A2 lebih besar atau sama dengan 60, maka fungsi NOT akan mengembalikan nilai FALSE, dan fungsi IF akan mengembalikan nilai “Lulus”.
![]()

