Fungsi NPV (Net Present Value) di Microsoft Excel digunakan untuk menghitung nilai bersih suatu aliran kas dengan mempertimbangkan tingkat diskonto atau tingkat bunga yang diberikan. Fungsi ini membantu dalam mengevaluasi keuntungan atau kerugian suatu investasi atau proyek.
Struktur fungsi NPV adalah sebagai berikut:
NPV(rate, value1, value2, ...)
rate: Tingkat diskonto atau tingkat bunga yang diberikan dalam setiap periode.value1,value2, …: Nilai aliran kas pada setiap periode, termasuk nilai saat ini (biasanya negatif).
Beberapa contoh penggunaan fungsi NPV:
- Menghitung nilai bersih dari aliran kas dengan tingkat diskonto 10% dan aliran kas tahunan 1000, 2000, 3000:
=NPV(0.10, -1000, 2000, 3000)
- Menghitung nilai bersih dari aliran kas dengan tingkat bunga 8% dan aliran kas bulanan -500, 1000, 1500, 2000:
=NPV(0.08/12, -500, 1000, 1500, 2000)
- Menghitung nilai bersih dari aliran kas dengan tingkat bunga 6% dan aliran kas setiap tiga bulan -2000, 500, 800, 1200:
=NPV(0.06/4, -2000, 500, 800, 1200)
Fungsi NPV dapat dikombinasikan dengan fungsi lainnya dalam Excel. Misalnya, Anda dapat menggunakan fungsi RATE untuk menghitung tingkat diskonto yang diperlukan berdasarkan aliran kas masuk dan keluar yang tidak teratur, lalu menggunakan fungsi NPV untuk menghitung nilai bersih dari aliran kas dengan tingkat diskonto tersebut.
![]()

