UMA Dorong UMKM Keripik Pisang Go Digital Melalui Inovasi dan Pelatihan Produksi

Universitas Medan Area (UMA) terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui kegiatan pengabdian berbasis inovasi dan teknologi. Pada Ahad, 26 Oktober 2025, tim dosen UMA melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Lubuk Cemara, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, dengan mengusung tema “Pemberdayaan Kelompok Usaha Keripik Pisang melalui Inovasi Instalasi Penggorengan dan Digitalisasi Pemasaran.”

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Tim pelaksana terdiri atas Mohd Idris Dalimunthe, SE., M.Si., M.Ak. (ketua), bersama anggota Irwansyah Putra, SE., MM., dan Ir. Nurdiana, MT., serta mahasiswa pendamping Christine Oktavia Girsang dan Adiyta Farasi.

Fokus pada Pangan dan Ekonomi Kreatif

Ketua tim, Mohd Idris Dalimunthe, menjelaskan bahwa kegiatan ini berfokus pada bidang pangan dan ekonomi kreatif dengan mitra binaan Kelompok Usaha Keripik Pisang Buk Ely Saranjana.
“Melalui program ini, kami ingin mendorong pelaku UMKM agar mampu meningkatkan efisiensi produksi dan memperluas pasar melalui pemanfaatan teknologi digital,” ujarnya.

Selain memberikan pelatihan inovasi teknologi, tim juga membekali peserta dengan kemampuan penyusunan laporan keuangan dan manajemen usaha modern.
“Laporan keuangan yang tertib akan membantu pelaku UMKM memahami arus kas, merancang proyeksi usaha, serta menjaga keberlanjutan bisnis,” tambahnya.

Peningkatan Kapasitas Produksi dan Pemasaran Digital

Materi pelatihan pemasaran digital dibawakan oleh Irwansyah Putra, SE., MM., dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMA. Ia menekankan pentingnya penggunaan media sosial dan marketplace untuk memperluas jangkauan penjualan produk lokal.

Sementara itu, Ir. Nurdiana, MT. memberikan pelatihan tentang teknologi dan inovasi produksi, dengan topik “Peluang dan Tantangan Kelompok Usaha Keripik Pisang Ibu Ely.”
Menurutnya, penerapan teknologi sederhana seperti mesin pengiris pisang dan instalasi penggorengan modern dapat meningkatkan kapasitas produksi sekaligus menjaga kualitas produk.

Apresiasi dari Pemerintah Desa

Kepala Desa Lubuk Cemara, Rahmadsyah, MM., menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini.
“Atas nama pemerintah desa, kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Medan Area yang telah hadir membina pelaku UMKM di wilayah kami. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan ekonomi desa,” ungkapnya.

Sementara itu, Ely, selaku ketua kelompok usaha Keripik Pisang Buk Ely Saranjana, menyampaikan rasa terima kasih kepada tim UMA dan pihak kementerian.
“Kami sangat bersyukur atas pendampingan ini. Pelatihan yang diberikan sangat bermanfaat bagi pengembangan usaha kami agar bisa lebih modern dan dikenal lebih luas,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata UMA dalam mendorong pelaku UMKM lokal untuk beradaptasi dengan era digital, berinovasi dalam produksi, serta memperkuat daya saing ekonomi masyarakat desa.

Loading