Fungsi ODDFPRICE di Microsoft Excel digunakan untuk menghitung harga bersih (clean price) dari suatu obligasi dengan pembayaran bunga ganjil. Harga bersih adalah harga obligasi tanpa memperhitungkan bunga yang terakumulasi.
Struktur fungsi ODDFPRICE adalah sebagai berikut:
ODDFPRICE(settlement, maturity, issue, first_coupon, rate, yld, redemption, frequency, basis)
settlement: Tanggal penyelesaian transaksi obligasi.maturity: Tanggal jatuh tempo obligasi.issue: Tanggal penerbitan obligasi.first_coupon: Tanggal pembayaran bunga pertama.rate: Tingkat bunga kupon per periode.yld: Tingkat pengembalian yang diharapkan dari obligasi.redemption: Nilai penebusan obligasi pada saat jatuh tempo.frequency: Frekuensi pembayaran bunga per tahun.basis: Basis untuk menghitung tahun (misalnya 0 = basis 360, 1 = basis 365).
Beberapa contoh penggunaan fungsi ODDFPRICE:
- Menghitung harga bersih obligasi dengan tanggal penyelesaian 1-Jan-2023, tanggal jatuh tempo 1-Jan-2028, tanggal penerbitan 1-Jan-2020, tanggal pembayaran bunga pertama 1-Jul-2020, tingkat bunga kupon 6%, tingkat pengembalian yang diharapkan 5%, nilai penebusan 1000, frekuensi pembayaran bunga per tahun 2, dan basis 0:
=ODDFPRICE(DATE(2023, 1, 1), DATE(2028, 1, 1), DATE(2020, 1, 1), DATE(2020, 7, 1), 0.06, 0.05, 1000, 2, 0)
- Menghitung harga bersih obligasi dengan tanggal penyelesaian 1-Jan-2023, tanggal jatuh tempo 1-Jan-2028, tanggal penerbitan 1-Jan-2020, tanggal pembayaran bunga pertama 1-Jul-2020, tingkat bunga kupon 8%, tingkat pengembalian yang diharapkan 7%, nilai penebusan 1000, frekuensi pembayaran bunga per tahun 1, dan basis 1:
=ODDFPRICE(DATE(2023, 1, 1), DATE(2028, 1, 1), DATE(2020, 1, 1), DATE(2020, 7, 1), 0.08, 0.07, 1000, 1, 1)
Fungsi ODDFPRICE dapat dikombinasikan dengan fungsi lainnya dalam Excel. Misalnya, Anda dapat menggunakan fungsi ODDLYIELD untuk menghitung hasil yang diharapkan (expected yield) dari obligasi dengan menggunakan harga bersih yang dihasilkan dari fungsi ODDFPRICE.
![]()

