Fungsi PRICE di Microsoft Excel digunakan untuk menghitung harga per unit dari suatu obligasi dengan tingkat kupon tertentu.
Struktur fungsi PRICE adalah sebagai berikut:
PRICE(settlement, maturity, rate, yld, redemption, frequency, [basis])
settlement: Tanggal penyelesaian obligasi.maturity: Tanggal jatuh tempo obligasi.rate: Tingkat kupon per periode.yld: Yield atau tingkat imbal hasil yang diinginkan.redemption: Nilai tebusan (redemption value) dari obligasi.frequency: Frekuensi pembayaran kupon per tahun (1, 2, atau 4).basis(opsional): Metode perhitungan basis waktu (defaultnya adalah 0).
Beberapa contoh penggunaan fungsi PRICE:
- Menghitung harga per unit obligasi dengan tanggal penyelesaian 1-Jan-2023, tanggal jatuh tempo 1-Jan-2028, tingkat kupon 6%, yield 7%, nilai tebusan 1000, dan frekuensi pembayaran kupon setiap 6 bulan:
=PRICE(DATE(2023, 1, 1), DATE(2028, 1, 1), 0.06, 0.07, 1000, 2)
- Menghitung harga per unit obligasi dengan tanggal penyelesaian dan jatuh tempo dalam format tanggal Excel, tingkat kupon yang diambil dari sel A1, yield yang diambil dari sel B1, dan frekuensi pembayaran kupon yang diambil dari sel C1:
=PRICE(A2, A3, A1, B1, 1000, C1)
Fungsi PRICE dapat dikombinasikan dengan fungsi lainnya dalam Excel. Misalnya, Anda dapat menggunakan fungsi PRICE dalam perhitungan total harga obligasi dengan mengalikannya dengan jumlah unit obligasi yang dimiliki menggunakan fungsi VLOOKUP atau fungsi INDEX.
![]()

